Kurang lebih satu Minggu Musibah banjir masih melanda Desa Songgom Jaya. awal mula Banjir terjadi akibat surah hujan yang tak henti mengguyur wilayah Desa Songgom Jaya serta luapan sungai Cidurian.
Pada tanggal 11-14 Januari 2026 ketinggian air mencapai 10-60 Cm dari beberapa kampung yang ada diwilayah Desa Songgom Jaya.

Pada Tangggal 15 Januari 2026, ketinggian air di dekat Sungai Cidurian sempat mencapai kurang lebih sekitar satu meter. dan juga ada beberapa area permukiman warga saat ini air masih tinggi debit airnya kurang lebih 60-110 cm.

Namun dibeberapa kampung yang air sudah mulai surut dengan sisa genangan berkisar antara 10 hingga 20 sentimeter yang masih menggenangi rumah warga.
Banjir terparah hingga kini terjadi di wilayah RT 05 Rw 01 (Kp.Cilotik) dan RT 01 RW 02 (Desa Gede) Desa Songgom Jaya. Ketua RT Hasan Apip, menjelaskan bahwa kondisi banjir saat ini 18/01/2026 sudah mulai menyusut dibandingkan banjir yang terjadi pada Minggu, 11-14 Januari 2026 lalu.
Kepala Desa Songgom Jaya, H. Muhtadi, menyampaikan bahwa terdapat enam kampung di wilayah Desa Songgom Jaya yang terdampak banjir. dan dari data yang ada Kurang lebih ada 184 kepala keluarga terdampak Banjir dari total 145 rumah. Debit air tertinggi terjadi di Kampung Parigi dan Desa Gede yang mencapai satu meter kurang lebih, dan Alhamdulillah saat ini sudah mulai surut,”

Kepala Desa Songgom Jaya terpaksa mengungsikan sebagian warga yang rumahnya terendam banjir di Pondok Pesantren Al Ma’arif yang telah disiapkan sebagai tempat pengungsian sementara bagi warga.



Berbagai bantuan telah disalurkan sejak hari pertama banjir, yakni sejak Minggu, 11 Januari 2026 hingga 18 Januari 2026. Bantuan dari berbagai elemen baik dari Dinas Sosial dan juga lainnya sudah distribusikan kepada warga yang terkena musibah banjir.
Hingga berita ini diterbitkan, banjir masih menggenangi sejumlah Kampung di Desa Songgom Jaya Kecamatan Cikande meskipun kondisi air berangsur surut.
